Bank Raya Dukung Langkah BI Akselerasi Pendalaman Pasar Uang

Berita | 2023-06-07 07:27:03
Bank Raya Dukung Langkah BI Akselerasi Pendalaman Pasar Uang

Jakarta, 30 Mei 2023 - Bank Indonesia (BI)  mendorong pengembangan Pasar Uang melalui pasar repo khususnya perluasan jumlah pelaku repo perbankan guna meningkatkan pendalaman Pasar Keuangan. Hal ini sejalan dengan implementasi Blueprint Pengembangan Pasar Uang 2025. BI memfasilitasi bank untuk dapat melakukan perjanjian Global Master Repurchase Agreement (GMRA) bersama dengan tujuan mempermudah bank dalam melakukan kesepakatan perjanjian. Bank Raya mendukung langkah tersebut dengan melakukan penandatanganan GMRA yang dilakukan oleh Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya, disaksikan oleh Inarno Djajadi (Dewan Komisioner OJK - Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, dan Destry Damayanti (Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia).

 

Ida Bagus Ketut Subagia, Direktur Utama Bank Raya, mengatakan “Kami menyambut baik langkah Bank Indonesia untuk mendorong akselerasi pendalaman pasar uang dengan pengembangan transaksi repo. Dengan adanya langkah ini, maka akan semakin mempermudah bank-bank untuk memiliki alternatif penempatan dana atau sumber dana yang dapat digunakan untuk pengelolaan likuiditas.”

 

Kebijakan Pengembangan Pasar Uang pada 2023 berupa upaya untuk mengembangkan transaksi repo mengingat transaksi repo memiliki peran penting dalam mengakselerasi pengembangan pasar uang, pasar modal, dan pasar surat utang yang menjadi underlying nya. “Peran Bank Raya juga mendukung upaya sosialisasi repo untuk memberikan pemahaman lebih terkait GMRA, capacity building repo, penguatan legal standing, dan penerapan close-out meeting ke lebih dari 39 counterpart GMRA yang bekerjasama dengan Bank Raya” tambah Bagus.

 

“Kami cukup aktif untuk menginisiasi kerjasama dengan counterpart, karena sejalan dengan  blueprint BI bahwa repo ke depan dapat menjadi alat operasi moneter BI dan pelaku pasar uang terutama dalam mengakomodasi penerapan Primary Dealers (PDs) dalam operasi pasar terbuka. Kami siap melakukan implementasi untuk mendukung inisiatif tersebut.” ujar Bagus.

 

Dalam kesempatan yang sama, Bank Raya juga terpilih sebagai perwakilan bank yang ikut menandatangani GMRA. Pemilihan tersebut dilandasi oleh pertimbangan bahwa Bank Raya termasuk dalam bank yang aktif untuk menginisiasi  perjanjian induk Repo (GMRA) terbanyak di tahun 2023 bersama 4 bank lainnya. “Kami aktif berkolaborasi dengan bank counterpart dan menjalin kerjasama untuk mendukung blueprint BI untuk pengembangan pasar uang.” tutup Bagus.

Productivity,Creativity
Bagikan: